Email marketing adalah taktik pemasaran digital yang melibatkan pengiriman email untuk mengubah prospek (leads) menjadi pelanggan, serta mengubah pelanggan yang sudah ada menjadi pembeli setia yang melakukan pembelian berulang.
Dengan proyeksi nilai pasar global yang diperkirakan mencapai $17,9 miliar pada tahun 2027, tren email marketing ini akan terus tumbuh dan berkembang.
Simak terus artikel ini untuk mengetahui mengapa email marketing adalah tiket emas menuju kesuksesan bisnis online Anda.

Ada banyak keuntungan menggunakan email marketing bagi para pemilik bisnis:
Menjangkau audiens di seluruh dunia — Ada 4 miliar pengguna email setiap harinya dan 5,6 miliar akun email aktif (setara dengan 80% populasi global).
Tingkat konversi yang lebih tinggi — Metode ini terbukti lebih efektif dibandingkan media sosial dalam mendatangkan pelanggan baru.
Ketertarikan yang sudah terjamin — Prospek (leads) yang menerima email Anda sudah pasti tertarik dengan apa yang Anda tawarkan, karena sejak awal merekalah yang memberikan alamat emailnya kepada Anda.
Mendorong loyalitas pelanggan — Anda dapat menjaga hubungan yang kuat dengan pelanggan melalui komunikasi yang teratur.
Namun, alat pemasaran digital yang ampuh ini juga memiliki beberapa kekurangan:
Banjir informasi (information overload) — Jika Anda mengirimkan terlalu banyak email dengan informasi yang berlebihan, prospek Anda justru bisa merasa risi dan kewalahan.
Kaku dan mengganggu — Tanpa evaluasi dan penyesuaian yang rutin, email Anda bisa terkesan seperti robot dan membuat penerimanya merasa terganggu.
Biaya pengiriman yang mahal — Tergantung pada ukuran daftar email Anda dan platform yang digunakan, mengirimkan email secara massal dan berkali-kali bisa memakan biaya yang cukup besar.
Simak terus bagian berikutnya karena saya akan mengupas praktik-praktik terbaik dalam email marketing untuk membantu Anda menjangkau target audiens dan menjaga mereka tetap nyaman.

Sama seperti ketika Anda mengirimkan pesan yang berbeda tergantung pada apa yang ingin Anda sampaikan, prinsip ini juga berlaku dalam strategi email marketing Anda.
Berikut adalah beberapa jenis email pemasaran yang paling umum dikirimkan sebagai bagian dari strategi pemasaran digital sebuah bisnis:
Email Selamat Datang (Welcome emails) — Menyapa pelanggan baru dengan email yang ramah atau rangkaian email (sequence) penyambutan.
Buletin (Newsletters) — Menjaga pelanggan agar tetap mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan bisnis maupun tren industri.
Email Keranjang Belanja Terabaikan (Abandoned cart emails) — Mengingatkan calon pembeli tentang pesanan yang belum mereka selesaikan di toko ecommerce Anda.
Email Transaksional (Transactional emails) — Konfirmasi pembelian dan pesanan dari toko ecommerce Anda.
Email Promosi (Promotional emails) — Memanfaatkan cerita dan testimoni untuk memperkenalkan penawaran baru serta mengirimkan pesan promosi.
Undangan Acara (Event invitations) — Mengundang prospek dan pelanggan untuk berpartisipasi dalam acara Anda, sekaligus meningkatkan interaksi (engagement).
Email Interaksi Ulang (Re-engagement emails) — Merapikan daftar email Anda dengan menargetkan kembali prospek yang sudah tidak aktif (cold leads) dan menunjukkan apa saja yang mereka lewatkan.
Jenis-jenis email seperti ini tidak bisa diterapkan secara acak atau terpisah-pisah begitu saja.
Anda harus merancang strategi merek (brand strategy) secara utuh dan membuat kampanye email marketing yang matang, dengan menggunakan jenis email yang berbeda di waktu yang tepat untuk mengedukasi serta merawat (nurture) prospek Anda.
Sebagai contoh, kampanye email Anda untuk seorang pelanggan blog baru bisa terlihat seperti ini:
Email 1 — Email selamat datang yang disertai dengan tautan ke konten gratis.
Email 2 — Menjawab masalah atau kendala umum yang sering dihadapi audiens.
Email 3 — Cerita tentang bagaimana saya berhasil mengatasi masalah serupa.
Email 4 — Salah satu cerita kesuksesan dari pelanggan saya.
Email 5 — Menawarkan diskon untuk produk atau layanan Anda yang dapat menjadi solusi atas masalah tersebut.
Sekarang, setelah Anda memiliki gambaran umum tentang struktur sebuah kampanye email, mari kita pelajari bagaimana cara nyata untuk membangunnya.
Apakah Anda ingin mempromosikan produk atau mendongkrak angka penjualan, kampanye email yang sukses adalah investasi terbaik Anda. Panduan langkah demi langkah ini akan membawa Anda melalui proses mendalam tentang cara membangun kampanye email marketing yang efektif.
Saya juga sudah menyisipkan banyak tips email marketing untuk membantu Anda memulainya.
Hari-hari ini, sekadar meminta pengunjung situs web Anda untuk mendaftarkan email mereka sudah tidak mempan lagi.
Sangat penting untuk menawarkan sesuatu sebagai imbalan atas alamat email seseorang—yang biasa disebut sebagai lead magnet.
Lead magnet terbukti sangat efektif untuk meningkatkan jumlah orang yang masuk ke dalam daftar pelanggan (subscriber) Anda.
Beberapa hal berharga yang bisa Anda tawarkan antara lain:
Hadiah gratis (giveaways)
Ebook
Webinar
Kupon diskon
Tips yang bermanfaat
Buletin (newsletters)
Kuncinya adalah menyediakan alat dan informasi yang cukup bernilai bagi pengguna, sehingga mereka akan selalu mengingatnya bahkan dengan senang hati ikut mempromosikannya.
Sebagai contoh, Sam Dey membagikan Formula untuk Mendatangkan Prospek dan Penjualan (Formula for Generating Leads and Sales) miliknya secara gratis seperti di bawah ini.

Sebagai imbalan atas alamat email mereka, Sam memberikan akses ke tips-tips penting dan efektif dalam bentuk ebook yang memberikan dampak nyata pada cara mendatangkan prospek dan penjualan secara online.
Karena nilai yang dirasakan dari lead magnet ini sangat tinggi, orang-orang dengan senang hati memberikan detail kontak mereka dan selalu menantikan pesan digital darinya.
Selain itu, Sam juga memproduksi banyak konten gratis yang bermanfaat melalui saluran pemasaran lain seperti YouTube, yang turut mendongkrak reputasi merek (brand reputation) miliknya.
Contoh lead magnet menarik lainnya adalah kursus gratis yang ditawarkan oleh Ron Stefanski di situs webnya, One Hour Professor.

Kursus gratis yang ditujukan untuk pemula ini selalu diperbarui oleh Ron secara berkala untuk memastikan isinya selalu memberikan nilai yang relevan bagi prospek baru.
Ron juga mengemas setiap pesan untuk prospeknya dengan gaya yang tidak kaku seperti email pemasaran pada umumnya, melainkan lebih seperti sebuah cerita jujur dan personal tentang kehidupannya.
Memilih dan membuat lead magnet untuk menjaring pelanggan baru tentu akan sangat bergantung pada niche bisnis dan karakteristik audiens Anda.
Coba perhatikan bagaimana kedua pemasar digital ini memanfaatkan praktik terbaik lainnya untuk memastikan kesuksesan strategi mereka.
Nah, setelah Anda menentukan apa yang ingin ditawarkan, sekarang Anda bisa memasang formulir atau pop-up di situs web Anda untuk menawarkan konten berharga tersebut kepada para pengunjung.
Beberapa tempat dengan tingkat konversi tinggi untuk meletakkan formulir pendaftaran ini antara lain:
Halaman Tentang Saya (About page)
Bagian header atau footer situs web Anda
Di dalam artikel blog Anda
Bagian bilah samping (sidebar)
Pop-up dengan jeda waktu — Pengunjung situs web akan melihatnya setelah mereka berada di situs Anda selama durasi waktu tertentu.
Pop-up saat akan keluar (exit-intent pop-up) — Formulir ini muncul tepat ketika pengunjung berniat menutup atau keluar dari situs web Anda.
Salah satu contoh exit-intent pop-up yang cerdas adalah yang digunakan oleh Olivier Roland pada blog berbahasa Inggris miliknya:

Pesan unik ini muncul secara mendadak saat Anda sedang menggulir halaman dan bersiap meninggalkan situs web, mengajak Anda untuk mendaftarkan email agar tidak melewatkan hadiah gratis tersebut.
Desainnya sangat menarik perhatian dan juga menyertakan buku karya Olivier, yang menjadi petunjuk bahwa ada produk bernilai lebih yang bisa dibeli di kemudian hari.
Contoh formulir efektif lainnya bisa dilihat dari Brian Deen. Di hampir setiap halaman situsnya, bagian header selalu memuat formulir pendaftaran:

Karena formulir tersebut adalah hal pertama yang Anda lihat saat mengunjungi halaman mana pun di situsnya, pengunjung cenderung akan langsung memasukkan alamat email mereka dengan harapan bisa mendapatkan solusi instan daripada harus membaca seluruh isi artikel.
Saya menyarankan Anda untuk memilih satu lokasi utama untuk formulir tersebut dan menjaganya tetap konsisten di seluruh situs web Anda.
Pengunjung Anda akan lebih tertarik untuk mendaftarkan email jika mereka tidak merasa terganggu oleh terlalu banyak pop-up. Cukup desain dengan baik, dan tingkat konversi Anda bisa melonjak hingga 28%.
Setelah Anda menentukan posisi yang paling pas untuk formulir pendaftaran, sekarang saatnya Anda fokus pada proses pengiriman email itu sendiri.
Langkah ini terdengar cukup sederhana, namun ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan:
Poin ini mungkin terdengar sangat jelas, tetapi standar konten yang luar biasa bisa berbeda-beda bagi setiap orang.
Memahami siapa audiens Anda dan menyajikan apa yang benar-benar mereka cari akan membuat mereka lebih tertarik untuk membuka email-email dari Anda di kemudian hari.
Salah satu contoh penyajian konten yang sangat baik adalah email yang dikirimkan oleh AirBnB, sebuah platform digital untuk penyewaan apartemen dan akomodasi liburan.

Email ini secara langsung memberi tahu pembaca apa saja isinya dan menyusun konten tersebut berdasarkan skala prioritas bagi setiap pembaca.
Mereka juga menyertakan artikel tentang topik-topik hangat seperti kepedulian lingkungan dan lokakarya daring (online workshops) untuk memberikan nilai tambah bagi kehidupan para host (dan pembaca) mereka.
Cobalah untuk menerapkan hal yang sama pada email-email Anda dengan memastikan bahwa konten yang disajikan selalu relevan, bernilai, dan mudah dipahami.
Ingatlah untuk selalu menghargai pembaca Anda, sembari menyisipkan sentuhan humor personal Anda sendiri. Hal ini akan terasa mudah dilakukan jika Anda membayangkan sedang berkirim pesan dengan seorang teman dekat atau kerabat. Email dari buletin kuartalan MetaLab ini berhasil membawakan nada bicara yang sangat pas untuk audiens mereka.

Salam pembuka serta pilihan kata yang digunakan terasa ceria dan santai, sehingga membuat penerimanya merasa seperti seorang teman yang sangat disambut.
Cobalah merancang salam pembuka yang serupa di email-email Anda untuk memulai komunikasi dengan langkah yang tepat.
Mengirimkan email setiap hari kemungkinan besar akan mengganggu audiens Anda, namun tetap terhubung secara teratur itu sangat penting.
Anda bisa membuat beberapa kampanye email berbeda yang disesuaikan dengan berbagai preferensi audiens Anda.
Dengan cara ini, Anda dapat mengirimkan konten yang terasa personal secara berkala tanpa membuat kotak masuk mereka penuh sesak.
Salah satu contoh email rutin yang bagus adalah kampanye buletin Sunday Stills yang dibuat oleh National Geographic.

Meskipun National Geographic mengirimkan sekitar 38 email per bulan, rangkaian email khusus yang satu ini hanya muncul di kotak masuk seminggu sekali.
Saya menyarankan Anda untuk membuat sebuah buletin (newsletter) tempat Anda mengirimkan konten-konten baru secara rutin berdasarkan jadwal tetap yang sudah Anda tentukan dan patuhi.
4. Mengatasi Masalah Utama (Pain Points) Audiens
Jika Anda memastikan bahwa konten Anda menargetkan masalah yang dihadapi oleh audiens dan menawarkan solusi nyata bagi mereka, mereka akan jauh lebih tertarik untuk membaca apa yang Anda sampaikan.
Pastikan Anda mengedepankan manfaat bagi mereka terlebih dahulu, sehingga audiens tahu bahwa mereka adalah prioritas utama di mata Anda.
Sebagai contoh, email dari Quizlet ini langsung mengangkat masalah tersebut pada baris subjeknya: Ketika kumpulan soal latihan menjadi sebuah masalah.

Meskipun pembaca hanya melihat kotak masuk mereka sekilas, baris subjek (subject line) dan emoji tersebut akan langsung menarik perhatian mereka dan mendorong mereka untuk membukanya.
Saya akan mengupas tuntas tentang bagaimana cara merancang baris subjek yang sempurna di bagian akhir artikel ini.
Namun sebelum itu, Anda perlu menemukan alat pemasaran email (email marketing tools) yang tepat untuk membantu Anda membuat formulir pendaftaran yang berkualitas serta mengirimkan email-email tersebut.

Layanan email marketing tidak hanya akan membantu Anda membuat formulir pendaftaran yang menarik dan menyediakan templat email saja, melainkan juga berfungsi untuk:
Mempermudah pengelolaan daftar kontak Anda
Mengotomatiskan pengiriman respons dengan tetap mempertahankan sentuhan personal
Mengelompokkan (segmentation) pengguna ke dalam kategori-kategori tertentu
Melacak performa keberhasilan dari kampanye email marketing Anda
Memastikan email Anda terhindar dari folder spam
Fitur yang paling penting namun sering kali diabaikan dalam daftar ini adalah segmentasi audiens dan otomatisasi email (email automation).
Segmentasi berfungsi untuk mengelompokkan pelanggan Anda berdasarkan kriteria tertentu, seperti seberapa baru mereka bergabung dalam daftar email atau berdasarkan minat spesifik mereka.
Menurut pakar otomatisasi email, Jason Resnick, segmentasi dan personalisasi adalah hal yang sangat krusial. Langkah ini tidak hanya "meningkatkan konversi Anda", tetapi juga mencegah kredibilitas merek (brand) dan faktor kepercayaan (trust factor) perusahaan Anda terkikis perlahan.
Setelah Anda berhasil mengelompokkan pelanggan ke dalam berbagai segmen, Anda bisa mulai mengirimkan pesan otomatis (autoresponders) yang efektif kepada mereka.
Autoresponders adalah rangkaian email yang dikirimkan secara otomatis berdasarkan bentuk interaksi atau tindakan yang dilakukan oleh pengguna Anda. Anda dapat mengatur hal ini dengan mudah melalui perangkat lunak penyedia layanan email pilihan Anda.
Dengan memanfaatkan alat segmentasi dan otomatisasi email ini, Anda dapat mendongkrak persentase email yang dibuka (opening rates) serta menghasilkan interaksi (engagement) yang jauh lebih tinggi.
Berikut adalah beberapa rekomendasi terbaik kami dalam hal layanan email marketing:

Systeme.io sangat cocok digunakan oleh pemula maupun pengguna tingkat lanjut.
Hal terbaik dari systeme.io adalah platform ini tidak sekadar berfungsi sebagai autoresponder biasa, melainkan sebuah alat pemasaran serba ada (all-in-one marketing tool).
Terdapat banyak sekali fitur email marketing yang tersedia di systeme.io:
Mengelola kontak dan daftar email Anda.
Mengirimkan email pemasaran tanpa batas (unlimited).
Menggunakan otomatisasi email marketing.
Menambahkan kolom baru dengan fitur drag-and-drop yang praktis.
Membuat kampanye email marketing Anda sendiri.
Sebagai platform yang serba inklusif, Anda mendapatkan akses ke seluruh rangkaian alat pemasaran digital yang dibutuhkan oleh bisnis online apa pun.
Bersama systeme.io, Anda juga dapat:
Membangun sales funnels (corong penjualan) dengan antarmuka drag-and-drop.
Mendatangkan penjualan dengan fitur ecommerce yang tersedia.
Membuat blog, menerbitkan artikel, dan menulis konten yang bermanfaat.
Mengotomatiskan bisnis Anda dengan webinar otomatis (evergreen webinars).
Membuat situs keanggotaan (membership sites) dan kursus online.
Menjalankan program pemasaran afiliasi (affiliate marketing) Anda sendiri.
Systeme.io menyediakan berbagai pilihan paket harga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Paket Freemium memungkinkan Anda mengelola hingga 2.000 kontak dengan pengiriman email tanpa batas dan menikmati semua fitur yang telah disebutkan di atas—layanan email marketing ini benar-benar gratis.
Paket Startup memungkinkan Anda mengelola hingga 5.000 kontak dengan email tanpa batas serta seluruh fitur di atas hanya dengan harga $27/bulan.
Sementara itu, paket Webinar ($47/bulan) dan Enterprise ($97/bulan) masing-masing memungkinkan Anda untuk meningkatkan kuota jumlah kontak hingga 10.000 dan 15.000 kontak.
Jika Anda mendaftar untuk salah satu paket harga tahunan, Systeme.io akan memberikan diskon sebesar 30% ditambah dengan layanan migrasi gratis.
Bersama systeme.io, segala upaya pemasaran Anda dapat disesuaikan dengan skala pertumbuhan bisnis Anda secara fleksibel (completely scalable)—baik saat Anda bekerja secara mandiri maupun bertindak sebagai konsultan untuk para pemilik bisnis kecil.
Bahkan, paket Freemium kami sudah memberikan fasilitas email tanpa batas. Dengan begitu, Anda tidak perlu membayar mahal untuk sebuah alat pemasaran sebelum Anda benar-benar memiliki audiens yang siap membeli produk Anda.
Benar-benar tidak ada ruginya menggunakan perangkat lunak email marketing yang satu ini!

Mailchimp adalah perangkat lunak bagus lainnya bagi orang-orang yang baru memulai bisnis.
Mereka menyediakan paket Gratis (Free plan) untuk pengelolaan hingga 2.000 kontak dengan kuota pengiriman hingga 10.000 email per bulan.
Platform ini merupakan pilihan yang baik untuk bisnis kecil, namun elemen-elemen lain dalam proses penjualan bisa mendatangkan biaya kejutan yang tidak terduga.
Fitur-fitur yang lebih canggih (seperti otomatisasi) hanya tersedia pada paket berbayar, dan jika Anda ingin menggabungkan proses penjualan produk Anda dengan pengiriman email, biayanya akan menjadi sangat mahal.
Paket berbayar mereka berkisar antara $10/bulan hingga $30/bulan dan menawarkan batas pelanggan hingga 2.500 kontak saja.
Selain itu, pemasaran afiliasi (affiliate marketing) telah dilarang di platform ini, dan ada banyak batasan pada kapabilitas email marketing Anda kecuali jika Anda bersedia membayar lebih.
Jika Anda menginginkan kebebasan penuh dalam menjalankan kampanye-kampanye Anda di masa depan, Anda mungkin perlu mencari alternatif di tempat lain.

Mailjet adalah penyedia layanan email yang digunakan oleh lebih dari 150.000 perusahaan. Mereka menawarkan versi gratis serta beberapa pilihan paket berbayar.
Versi gratis dari Mailjet memungkinkan Anda untuk mengirimkan 6,000 email per bulan dengan batas harian sebanyak 200 email.
Paket Essential dimulai dari harga $15/bulan untuk pengiriman hingga 15.000 email, dan harganya akan meningkat seiring dengan keinginan atau kebutuhan Anda untuk mengirim lebih banyak email.
Meskipun Mailjet adalah perangkat lunak email marketing yang cukup mumpuni, beberapa opsi penting seperti otomatisasi pemasaran (marketing automation) dan uji coba A/B (A/B testing) tidak tersedia di dalam paket Essential ini.
Paket Premium sudah menyediakan fitur-fitur canggih tersebut dengan harga mulai dari $25/bulan.
Jika Anda baru saja memulai atau ingin menguji coba sebuah platform terlebih dahulu sebelum membelinya, Anda mungkin perlu melirik penyedia layanan email yang menawarkan paket Gratis dengan fitur yang lebih inklusif dan lengkap.
Menemukan alat email marketing yang tepat adalah kunci utama dalam menciptakan kampanye email marketing pertama Anda.
Setelah berhasil menemukan perangkat lunak yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, langkah berikutnya adalah mulai menerapkan berbagai taktik lain agar pesan Anda bisa tersampaikan dengan efektif kepada audiens.

Rata-rata persentase email yang dibuka (open rate) adalah sekitar 15%–25%, namun angka ini sangat bergantung pada industri bisnis Anda.
Secara global, hari dengan tingkat open rate terbaik untuk semua jenis industri adalah hari Selasa.
Membuat email Anda dibuka oleh penerima tidak harus bergantung pada keberuntungan belaka; memiliki tingkat ketercapaian pengiriman (deliverability) yang baik dapat membawa perubahan yang sangat besar.
Tingkat deliverability email yang tinggi (95% ke atas) sangatlah penting karena hal ini menandakan bahwa hampir seluruh email Anda tidak hanya berhasil mencapai server yang tepat, melainkan juga benar-benar mendarat di kotak masuk (inbox) utama yang dituju.
Tingkat interaksi (engagement) Anda dengan para prospek dan pembaca dapat memengaruhi hal ini secara langsung. Tanpa adanya interaksi yang aktif, pesan-pesan Anda berisiko besar untuk ditandai sebagai spam.
Tidak ada orang yang sengaja membuka pesan di folder spam—oleh karena itu, Anda harus melakukan segala cara untuk menghindarinya karena folder tersebut akan berdampak buruk pada persentase open rate Anda.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tingkat persentase email dibuka yang lebih baik.
Mengirimkan email kepada pelanggan Anda pada waktu yang tepat memiliki dampak yang sangat besar terhadap keputusan mereka untuk membuka email tersebut atau tidak.
Jika Anda telah memilih layanan email marketing yang bagus, Anda dapat melakukan uji coba A/B (A/B tests) untuk menentukan rentang waktu mana yang paling efektif dan bekerja paling baik bagi audiens Anda.
Atau, langkah yang lebih baik lagi, Anda bisa menyimak artikel kami yang membahas secara khusus tentang waktu paling sempurna untuk mengirimkan email.
Baris subjek sering kali menjadi penentu apakah email Anda akan dibuka atau tidak, karena bagian inilah yang pertama kali dilihat oleh pelanggan.
Anda hanya memiliki waktu 1/10 detik untuk memberikan kesan pertama yang baik.
Kunci utama dari baris subjek yang luar biasa adalah membuat pelanggan merasa cukup penasaran, sehingga mereka ingin tahu apa isi dari email tersebut.
Tingkat persentase dibuka yang tinggi juga biasanya berasal dari email yang mempertahankan nada bicara santai seperti sedang mengobrol—tulislah pesan tersebut seperti saat Anda menulis pesan untuk seorang teman.
Berikut adalah beberapa panduan dasar untuk menciptakan baris subjek yang sukses:
Jaga tetap singkat — Aturan umumnya adalah sekitar 25–30 karakter agar dapat terlihat seutuhnya, baik di platform email desktop maupun seluler (mobile).
Hindari kata-kata pemicu spam — Istilah seperti "jangan dihapus" (don’t delete) atau "penawaran eksklusif" (exclusive deal) dapat memicu filter spam pada banyak penyedia layanan email.
Gunakan angka — Hal ini membuat konten email Anda terlihat lebih mudah dicapai dan seolah-olah didukung oleh data yang terukur.
Ajukan pertanyaan — Tidak ada orang yang tahan untuk tidak mengetahui jawabannya; secara psikologis kita sudah terprogram untuk takut ketinggalan informasi (fear of missing out).
Buat akhir yang menggantung (cliffhanger) — Tambahkan sedikit kesan misteri dan ketegangan agar pembaca tidak tahan untuk mencari tahu lebih lanjut.
Mempermudah seseorang untuk bergabung ke dalam daftar email memang menguntungkan bagi calon prospek Anda, tetapi mengapa tidak memperkuat hubungan tersebut sejak awal?
Menggunakan sistem konfirmasi ganda (double opt-in) memastikan bahwa prospek baru yang bergabung ke daftar Anda memang benar-benar yakin dan ingin berada di sana. Taktik ini juga dapat menekan jumlah pengguna yang berhenti berlangganan (unsubscribe) dari aktivitas pemasaran email Anda.
Setelah itu, ikuti proses double opt-in tersebut dengan sesuatu yang hangat dan berkesan.
Memperkenalkan diri Anda kepada kontak email yang baru adalah sebuah etika yang sangat baik. Email sambutan (welcome email) merupakan langkah awal untuk membangun hubungan jangka panjang yang erat—hal ini memberikan sentuhan yang lebih "manusiawi" dan mudah didekati pada merek Anda.
Jika Anda bingung bagaimana cara merancang email sambutan yang pas, berikut adalah contoh sederhana email perkenalan dari Spotify:

Spotify mengonfirmasi langganan tersebut dan memberi tahu pengguna tentang apa yang akan mereka dapatkan ke depannya.
Kemudian, mereka juga mengingatkan pengguna bahwa tidak ada ikatan atau paksaan apa pun dalam langganan ini—pilihan untuk berhenti berlangganan (unsubscription) langsung tersedia dengan jelas di sana.
Memperkenalkan diri Anda langsung dengan ajakan promosi (sales pitch) bisa memberikan kesan putus asa dan bahkan mengganggu.
Sebaliknya, manfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kesan pertama yang luar biasa yang dapat memperkuat awal mula dari hubungan bisnis-dan-pelanggan yang baru.
Ide bagus lainnya adalah dengan meminta pelanggan baru untuk menambahkan alamat email Anda ke dalam daftar "kontak terpercaya" (trusted contacts) mereka.
Dengan cara tersebut, email Anda akan langsung muncul berdampingan dengan email personal dan notifikasi penting lainnya di kotak masuk mereka!

Mayoritas orang memeriksa email mereka melalui ponsel, tablet, atau perangkat seluler lainnya—faktanya, 55% dari seluruh lalu lintas internet (traffic online) berasal dari perangkat seluler.
Mengoptimalkan pengalaman audiens target Anda saat membaca di ponsel adalah cara yang pasti untuk meningkatkan persentase email yang dibuka.
Beberapa penyesuaian sederhana seperti menggunakan ukuran huruf (font) yang lebih besar serta baris subjek yang lebih pendek akan membuat konten Anda jauh lebih mudah dibaca di layar yang lebih kecil.
Setelah Anda memastikan format email Anda sudah sempurna, kini saatnya mengalihkan fokus upaya pemasaran Anda pada isi konten email itu sendiri.
Jika pelanggan menyukai konten yang Anda buat, mereka akan selalu menantikan email-email Anda berikutnya.
Fondasi utama dari sebuah email yang hebat adalah memiliki tujuan yang jelas. Pelanggan perlu merasa bahwa waktu yang mereka luangkan untuk membaca email Anda tidak sia-sia—menyediakan informasi yang berharga dan penting akan membuat mereka terus membaca hingga baris paling bawah (below the fold).
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyajikan konten yang lebih baik:
Meskipun email Anda akan terkirim ke banyak kotak masuk sekaligus, sangat penting untuk menulis dengan gaya seolah-olah Anda sedang berbicara kepada satu orang saja.
Untuk melakukan hal ini secara efektif, Anda harus benar-benar memahami pelanggan Anda. Cara terbaik untuk mengenal seseorang adalah dengan mengajukan pertanyaan.
Dalam hal ini, survei singkat bisa menjadi alat bantu terbaik Anda.
Contohnya seperti email dari Supergoop ini, yang mengajukan pertanyaan relevan kepada audiensnya dan kemudian langsung memberikan solusinya: rangkaian produk yang mereka miliki.

Email tersebut sangat efektif karena:
Membantu pembaca mengidentifikasi produk yang paling sempurna untuk kebutuhan spesifik mereka.
Mengarahkan mereka langsung ke formulir pemesanan agar mereka dapat menyelesaikan masalah mereka secepat mungkin (ASAP).
Menampilkan panggilan aksi (call to action) yang jelas serta insentif diskon untuk mendorong klik sejak awal.
Ingat, strategi menulis yang ditujukan langsung kepada pelanggan ideal Anda ini harus meresap ke dalam strategi pemasaran serta kesadaran merek (brand awareness) Anda secara keseluruhan.
Ketika Anda berhasil membuat seseorang tertawa, Anda akan membuat suasana hati mereka menjadi lebih baik—candaan satu baris yang cerdas (witty one-liners) biasanya akan terus membekas di ingatan orang bahkan setelah mereka selesai membaca email Anda.
Menambahkan unsur humor ke dalam email Anda bisa berupa hal-hal seperti:
Menyisipkan GIF lucu ke dalam konten Anda.
Menggunakan permainan kata yang jenaka (pun) pada teks email (email copy) Anda.
Menambahkan emoji yang ceria untuk mempertegas ekspresi emosi.
Orang-orang akan merasa lebih terhubung dengan email Anda jika Anda bisa berempati dengan mereka—dan tidak ada yang bisa memahami Anda sebaik seorang sahabat.
Menggunakan frasa seperti "Aku tahu kamu pasti bakal suka ini" pada tombol panggilan aksi (call to action) Anda akan terasa jauh lebih baik dan natural daripada kalimat kaku seperti "Pelanggan akan menyukai opsi hemat terbaru kami".
Langkah ini telah dengan cepat menjadi salah satu praktik terbaik email marketing yang sama sekali tidak boleh Anda abaikan.
Mengingat ada 70% generasi milenial yang merasa frustrasi dengan merek (brand) yang mengirimkan email tidak relevan dan tidak bersifat personal, Anda tentu harus mulai menerapkan taktik yang satu ini.
Beberapa cara untuk menggunakan taktik pemasaran langsung (direct marketing) ini meliputi:
Salam pembuka yang dipersonalisasi untuk membuat prospek merasa dihargai dan penting.
Konten dinamis yang dapat berubah secara otomatis untuk menyesuaikan dengan minat para pembaca.
Pemberian tag kontak otomatis (automated contact tagging) untuk memastikan konten yang dikirimkan selalu relevan.
Rekomendasi belanja yang dipersonalisasi untuk mendorong terjadinya penjualan.
Konten berbasis pencapaian pelanggan yang ikut merayakan keberhasilan atau momen penting mereka.
Meskipun email terbukti memberikan pengembalian investasi (return on investment / ROI) yang jauh lebih tinggi daripada media sosial (masing-masing sebesar 4.200% dibanding 40%), tidak dapat dimungkiri bahwa media sosial memiliki jangkauan yang sangat luas.
Pemasaran melalui media dan jejaring sosial sebaiknya ditempatkan sebagai prioritas kedua dalam strategi pemasaran digital Anda, yakni dimanfaatkan sebagai cara untuk menargetkan kembali (retargeting) para calon pelanggan potensial.
Tingkatkan langkah ini lebih jauh dengan menawarkan kupon kepada pengikut (followers) baru ketika mereka mengklik tautan tersebut—dengan begitu, Anda akan mendongkrak penjualan online sekaligus melihat peningkatan pada rasio klik-tayang (click-through rate / CTR).
Tergantung pada platform email marketing yang Anda pilih, Anda juga dapat memadukannya dengan program afiliasi (affiliate program) Anda untuk memaksimalkan seluruh upaya pemasaran email yang dilakukan.
Membuat email yang sempurna kini sudah ada di tangan Anda, namun masih ada kendala lain yang dapat berdampak buruk pada tingkat ketercapaian pengiriman (deliverability) Anda.
Ingat, tingkat pengiriman (delivery rate) adalah jumlah email yang berhasil sampai ke server email dibagi dengan jumlah total email yang telah Anda kirimkan.
Sedangkan deliverability melangkah satu tahap lebih jauh dengan mengukur jumlah pengiriman email Anda terhadap berapa banyak email yang benar-benar berhasil mendarat masuk ke dalam kotak masuk (inbox).
Beberapa platform memiliki tingkat pengiriman yang lebih baik daripada yang lain, sehingga sangat penting untuk mempertimbangkan metrik-metrik ini saat memilih salah satunya.
Berikut adalah saran dari tim dukungan systeme.io untuk meningkatkan deliverability email Anda:
Beli domain Anda sendiri, lalu buatlah sebuah alamat email resmi.
Hanya kirimkan email kepada mereka yang telah memberikan izin.
Hapus dan bersihkan setiap kontak yang sudah tidak aktif.
Pantau terus statistik Anda secara cermat melalui dasbor.
Statistik email yang wajib Anda perhatikan dengan baik adalah pentalan (bounces) dan spam.
Pentalan (bounces) merujuk pada email yang tidak dapat dikirimkan ke penerima.
Masalah yang bersifat permanen, seperti alamat email yang sudah tidak ada atau tidak valid, disebut sebagai pentalan keras (hard bounces).
Sementara masalah yang bersifat sementara, seperti kotak surat penerima yang terlalu penuh atau server mereka yang sedang luring (offline), dikenal sebagai pentalan lunak (soft bounces).
Beberapa layanan email marketing bangga karena memiliki persentase rasio pentalan (bounce rate) yang lebih rendah, jadi penting untuk mempertimbangkan hal ini saat Anda mencari berbagai solusi email marketing.
Ketika sebuah alamat email terus-menerus memantul (bounce), alamat tersebut pada akhirnya akan ditangguhkan (suspended).
Sangat baik untuk selalu memantau bounce rate Anda, sehingga Anda dapat memastikan bahwa email-email Anda benar-benar sampai ke tangan pelanggan.
Jika Anda mengalami bounce rate yang terbilang cukup tinggi, itu adalah pertanda baik bahwa sudah saatnya Anda membersihkan daftar email Anda.
Menghindari filter spam mungkin terdengar seperti hal yang sudah semestinya dilakukan, tetapi ada beberapa persyaratan yang juga wajib Anda penuhi dari sisi Anda sendiri.
Tergantung di mana Anda tinggal dan layanan email apa yang Anda gunakan, Anda mungkin perlu mematuhi aturan undang-undang CAN-SPAM (CAN-SPAM Act).
Controlling the Assault of Non-Solicited Pornography and Marketing (CAN-SPAM) adalah undang-undang yang menetapkan aturan resmi untuk pengiriman email komersial.
Aturan-aturan tersebut meliputi:
Jangan gunakan informasi palsu pada baris subjek atau bagian tajuk (header) Anda.
Jangan mengirimkan email yang tidak diminta (unsolicited emails).
Hanya kirimkan email kepada orang-orang yang memang menjadi pelanggan email Anda.
Identifikasi pesan secara jelas jika email tersebut merupakan sebuah iklan.
Sediakan informasi kontak yang benar dan valid.
Sertakan tautan untuk berhenti berlangganan (unsubscribe link) di setiap email.
Izinkan pengguna untuk berhenti berlangganan secara instan saat itu juga.
Anda juga harus mengikuti regulasi yang telah ditetapkan oleh Direct Marketing Association (DMA) yang berlaku di negara Anda.
Meskipun hal ini sekilas membuat Anda merasa akan kehilangan pelanggan yang sudah susah payah didapatkan, kenyataannya tidak selalu demikian.
Pantau terus persentase berhenti berlangganan (unsubscribe rate) Anda, lalu sesuaikan konten Anda atau luncurkan kampanye penargetan ulang (retargeting campaign) sebagai bagian dari strategi email marketing untuk memenangkan kembali hati para pengikut yang mulai kehilangan minat.
Memeriksa email sebelum Anda mengirimkannya mungkin terdengar seperti langkah yang sudah jelas, tetapi saya tidak bisa melewatkannya begitu saja.
Jika Anda membiarkan kesalahan-kesalahan kecil lolos begitu saja, citra merek (brand image) Anda bisa saja terancam rusak.
Berikut adalah beberapa cara untuk memastikan merek Anda tetap bersih dari noda dan bebas dari kesalahan:
Sesuatu yang sederhana seperti mencoba baris subjek yang berbeda ternyata dapat meningkatkan CTR Anda hingga 26%.
Salah satu cara memanfaatkan perilaku audiens untuk membantu Anda merancang email yang paling sesuai bagi mereka adalah dengan menjalankan uji coba A/B (A/B tests) atau uji coba terpisah (split tests).
Split testing cukup mudah dilakukan, dan Anda bisa menerapkannya pada email satuan, buletin (newsletters), hingga di seluruh situs web Anda. Dengan rasio 1 dari 8 uji coba A/B yang berhasil membawa peningkatan nyata, ini adalah taktik yang tidak boleh Anda lewatkan.
2.6.2. Perbarui Kampanye Anda
Setelah Anda membuat sebuah kampanye email (email campaign), jangan lantas melupakannya begitu saja!
Saat baru selesai dibuat, kampanye tersebut mungkin bekerja dengan sangat sempurna, namun hal itu bisa saja berubah seiring berjalannya waktu.
Pastikan Anda secara berkala memeriksa dan memperbarui setiap kampanye email yang sedang berjalan dengan cara:
Memperbarui tautan internal jika Anda melakukan pembaruan pada konten.
Mencantumkan harga dan penawaran yang akurat serta terbaru.
Mengubah teks email (copy) agar selalu selaras dengan karakter suara merek (brand voice) Anda.
Memperbarui logo dan gambar yang mungkin Anda sisipkan di dalamnya.
Kampanye email adalah cara yang luar biasa untuk mengotomatiskan bagian penting dari pemasaran Anda, tetapi jika dibiarkan tanpa pengawasan, kampanye tersebut bisa menjerumuskan email Anda ke dalam kotak spam.
2.6.3. Lakukan Pemeriksaan Akhir Sebelum Mengirim
Apakah Anda akan memercayai sebuah merek yang bahkan terlihat tidak bisa melakukan pemeriksaan ejaan? Tentu saja tidak.
Sebelum mengirimkan email apa pun, pasang mata Anda baik-baik untuk mendeteksi:
Kesalahan ketik (typos)
Tautan yang terlupa, rusak, atau salah alamat
Kesalahan format teks
Menggunakan alat bantu seperti Grammarly akan memastikan Anda tidak merusak konten yang berharga hanya karena kesalahan-kesalahan konyol.
Berikut adalah beberapa cara lain untuk mengoptimalkan email Anda:
Selalu buka email uji coba di berbagai perangkat berbeda — Pastikan formatnya berjalan dengan baik di layar desktop, tablet, dan yang terpenting, layar ponsel (mobile).
Jangan meletakkan dua tautan saling berdekatan atau bertumpukan — Pengguna bisa saja tidak sengaja menekan tautan yang salah pada perangkat tertentu.
Periksa kembali apakah Anda sudah memilih daftar email yang benar — Anda bisa kehilangan audiens hanya karena mengirimkan satu email yang tidak relevan.
Ketika Anda sudah benar-benar yakin bahwa email Anda siap untuk diluncurkan, silakan tekan tombol kirim!
Kini setelah Anda menerapkan strategi pemasaran email tersebut, Anda tentu ingin mengukur keberhasilan dari kampanye email yang telah dijalankan.
Periksalah metrik-metrik berikut ini secara berkala untuk melihat apakah pesan-pesan pemasaran Anda sudah menjalankan tugasnya dengan baik.
Open rate Anda merujuk pada persentase email yang dibuka dibandingkan dengan jumlah total email yang telah Anda kirimkan.
Para pemasar email yang berpengalaman tahu betul bahwa kesuksesan sebuah kampanye email hanya akan sebanding dengan jumlah orang yang benar-benar membaca email tersebut.
Menerapkan perubahan-perubahan kecil pada elemen tertentu, seperti baris subjek email Anda, dapat memberikan dampak perbedaan yang paling besar.
Melakukan pemantauan secara konsisten terhadap open rate Anda, serta riset lebih mendalam mengenai perilaku dan sikap pelanggan, sangatlah penting. Selain itu, Anda juga dapat mengukur loyalitas pelanggan sebagai bagian dari tolok ukur kesuksesan email marketing Anda.
Ini adalah persentase orang yang mengklik tautan di dalam email Anda.
Metrik ini merupakan salah satu hal yang wajib diawasi karena Anda bisa saja kehilangan kesempatan untuk mengonversi prospek jika rasio klik-tayang (click-through rate / CTR) Anda berada di bawah rata-rata (7,45%).
Jika tautan menuju toko online Anda rusak atau toko e-commerce Anda tidak dioptimalkan dengan baik untuk perangkat seluler, hal itu akan sangat memengaruhi jumlah klik-tayang dan konversi Anda. CTR yang rendah juga bisa mengindikasikan bahwa tombol CTA (panggilan aksi) Anda tidak efektif dan perlu dirancang ulang.
2.7.3. Terapkan Perubahan Berdasarkan Data
Jangan abaikan apa yang coba disampaikan oleh data analitik Anda—data tersebut sangat penting bagi kesuksesan Anda.
Jika tingkat ketercapaian pengiriman (deliverability) Anda jauh lebih rendah daripada jumlah orang yang Anda kirimi email, ini bisa berarti email Anda terkesan seperti 'spam'.
Jika Anda mendapati jumlah pengguna yang berhenti berlangganan (unsubscribe) cukup tinggi, Anda perlu mencermati umpan balik (feedback) mereka agar Anda tahu alasan mengapa mereka memilih untuk keluar dari daftar Anda.
Setelah Anda mengoptimalkan email agar dapat terkirim dengan baik dan layak untuk terus berlangganan, barulah saatnya untuk mulai mengukur.
Bandingkan performa kampanye Anda dengan rata-rata industri serta target Anda sendiri sebelum mulai menerapkan perubahan. Ada beberapa cara untuk mencapai optimasi di sini, namun kami menyarankan Anda memulainya dengan uji coba A/B (A/B testing) dan optimasi merek (brand optimization).
Membangun strategi email marketing yang sukses memang membutuhkan waktu, ketelitian, dan evaluasi yang konsisten. Mulai dari menentukan waktu pengiriman yang tepat, merancang baris subjek yang memikat, hingga menyajikan konten yang personal dan ramah seluler, setiap detail kecil sangat menentukan keberhasilan Anda.
Jangan takut untuk terus menguji coba, membersihkan daftar kontak, dan membaca data analitik yang Anda miliki. Dengan menghindari kendala teknis seperti pentalan (bounces) serta mematuhi aturan spam, email Anda tidak hanya akan mendarat dengan aman di kotak masuk, tetapi juga mampu membangun hubungan jangka panjang yang erat dan menguntungkan dengan pelanggan Anda. Selamat mencoba dan mulailah meluncurkan kampanye email terbaik Anda sekarang juga!
Banyak dibaca
Autem dolore, alias, numquam enim
By John Doe on Jan 5, 2022
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
By Mark Smith on Jan 5, 2022
By Mark Smith on Jan 5, 2022
By John Doe on Jan 5, 2022
Adipisci velit, sed quia non numquam eius
By John Doe on Jan 5, 2022
By Mark Smith on Jan 5, 2022
Tentang blog ini
Melalui blog ini, saya akan berbagi strategi pemasaran digital—mulai dari cara membangun sales funnel yang menghasilkan, mengoptimalkan email marketing, hingga strategi menghasilkan pendapatan tambahan lewat affiliate marketing. Di sini, semua teori rumit diubah menjadi panduan praktis yang bisa langsung diterapkan untuk mengembangkan bisnis digital dari rumah. Ayo, belajar bersama di era digital!
Disponsori oleh © systeme.io